Edisi 28 Oktober 2026Bukti dulu, opini belakangan.
← Bumi SainsIklim

Mengapa kartu koleksi melengkung dan plastik kemasan menguning: kelembapan, cahaya, dan kimia bahan

Kartu permainan adalah tumpukan kertas dan tinta; blister Tamagotchi adalah polimer. Keduanya bereaksi terhadap udara Bandung dengan cara yang bisa dijelaskan, dan karena itu bisa dicegah.

Kolektor di Bandung mengenal gejala ini: kartu yang dulunya rata kini melengkung tipis ke satu arah, dan blister mainan yang dulu bening kini kekuningan. Tidak ada kesalahan penanganan. Yang terjadi adalah dua proses berbeda dengan dua pelaku berbeda: uap air dan cahaya.

Kartu koleksi umumnya terdiri dari beberapa lapis kertas yang direkatkan, lalu dicetak dan dilapisi di kedua sisinya. Kertas tersusun dari serat selulosa yang higroskopis: menyerap uap air dari udara dan memuai saat lembap, menyusut saat kering. Jika kedua sisi kartu menyerap air dengan kecepatan sama, kartu tetap rata. Namun kedua sisinya jarang identik. Sisi depan sering berlapis foil atau pernis yang lebih rapat daripada sisi belakang, sehingga sisi belakang memuai lebih dulu dan kartu melengkung ke arah sisi yang lebih rapat.

Baca juga: Cara membaca peringatan dini cuaca dari BMKG tanpa panik

Bandung: lembap yang naik turun

Bandung tidak sepanas kota pesisir, tetapi kelembapannya berubah tajam dalam sehari: pagi yang sejuk, siang yang hangat, hujan sore yang tiba-tiba. Setiap perubahan menggerakkan serat kartu sedikit. Kartu foil lebih rentan karena lapisan logamnya hampir tidak menyerap air sama sekali, sementara kertas di baliknya terus bergerak. Itulah sebabnya kartu foil yang melengkung adalah keluhan paling umum di kalangan kolektor.

Sleeve dan toploader memperlambat pertukaran uap air, tetapi tidak menghentikannya. Binder yang terlalu penuh menambahkan tekanan tidak rata yang mengunci lengkungan. Yang paling menentukan tetap ruangan: kelembapan yang stabil jauh lebih penting daripada kelembapan yang rendah sesaat.

PIXEL VAULT, toko kurasi koleksi di Bandung, memakai pendekatan berlapis yang sejalan dengan prinsip ini: sleeve lalu toploader untuk kartu bernilai, binder bebas asam yang tidak diisi penuh, kotak tertutup dengan silica gel yang diganti saat indikatornya berubah warna, dan rak yang dijauhkan dari dinding luar serta kamar mandi.

Mengapa plastik bening berubah kuning

Menguningnya blister dan shell Tamagotchi adalah cerita yang berbeda. Pelakunya bukan air, melainkan cahaya, khususnya sinar ultraviolet. Polimer yang dipakai pada kemasan bening tersusun dari rantai molekul panjang. Energi ultraviolet cukup kuat untuk memutus sebagian ikatan dalam rantai itu, dan fragmen yang terbentuk bereaksi dengan oksigen menjadi senyawa baru yang menyerap cahaya biru. Ketika cahaya biru diserap, yang dipantulkan ke mata kita tampak kuning.

Beberapa plastik mengandung bahan penghambat api yang ikut berubah warna dengan mekanisme serupa, sehingga shell mainan lama menguning lebih cepat daripada kemasan baru. Proses ini berjalan satu arah. Metode pemutihan yang beredar di komunitas dapat memudarkan warnanya sementara, tetapi juga melemahkan plastik dan berisiko mengangkat cetakan pada shell.

Pencegahannya sederhana: jauhkan dari jendela yang terkena matahari sore, dan hindari lampu yang memancarkan ultraviolet. Untuk unit yang disimpan lama, PIXEL VAULT juga menyarankan melepas baterainya, karena kebocoran baterai kancing merusak papan sirkuit dengan cara yang hampir tidak bisa diperbaiki.

Periksa koleksi sebulan sekali, bukan untuk dipamerkan, tetapi untuk menangkap perubahan ketika masih kecil. Kolektor yang ingin bertanya soal kondisi kartu atau unit tertentu bisa mengirim fotonya ke PIXEL VAULT lewat WhatsApp. Kelembapan dan cahaya tidak bisa dihentikan, tetapi keduanya bisa dijaga agar bekerja sepelan mungkin.

SP
Shinta PramudyaShinta menulis dua belas artikel sejak 2024 tentang mangrove, pulau panas perkotaan, dan energi surya di garis khatulistiwa. Ia mengukur sendiri suhu permukaan trotoar dan taman di kotanya dengan termometer inframerah sebelum menulis tentang pulau panas.
Dapatkan tulisan baru Bumi Sains lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.